🔐
A1 Bahasa Jerman

Willkommen.

Materi A1 tersedia untuk kamu yang sudah memiliki akses. Masukkan passcode untuk membuka seluruh materi pembelajaran.

Passcode diberikan melalui kelas Tatsyafira.
DEUTSCH · A1

Jetzt Deutsch sprechen.

Setelah memahami fondasi Bahasa Jerman di Pre-A1, sekarang kamu mulai menggunakan Bahasa Jerman untuk kehidupan sehari-hari: memperkenalkan diri, membicarakan keluarga, berbelanja, memesan makanan, menceritakan rutinitas, berbicara tentang masa lalu, membuat rencana, dan membangun kalimat yang semakin lengkap.

Sprechen Mulai berbicara
Grammatik Pahami pola
Alltag Gunakan sehari-hari
NIVEAU A1 verstehen · üben · sprechen

Belajar
selangkah demi selangkah.

A1 ini dibuat sebagai perjalanan bertahap. Setiap modul berisi penjelasan, contoh, visual, pilihan ganda, dan latihan mengetik. Kamu tidak harus langsung benar untuk lanjut. Jika salah, jawaban yang benar akan muncul di bawah dalam kotak merah agar kamu tahu apa yang harus ditulis dan kenapa.

Kemajuan A1 0 / 29
Cara menggunakan materi ini: Baca penjelasan → perhatikan contoh → dengarkan contoh Bahasa Jerman jika perlu → lihat visual → jawab pilihan ganda → ketik jawaban dalam Bahasa Jerman → cek → pelajari jawaban jika salah → lanjut ke modul berikutnya.

Materi ini melanjutkan Pre-A1. Jadi alfabet dan pengucapan tidak diulang dari nol. Fokus A1 adalah menggunakan fondasi tersebut untuk komunikasi dan grammar yang benar.
01–05 Fondasi salam · pronomen · verba · pertanyaan
06–09 Nomen & kasus familie · artikel · plural · Akkusativ
10–13 Alltag belanja · makanan · negasi · waktu
14–18 Struktur verba terpisah · modal · imperatif · Dativ
19–24 Grammar pronomen objek · reflexive · Perfekt · Futur
25–29 Mastery preposisi · adjektiva · Genitiv · klausa · skills
A1 · MODUL 01 TERKUNCI
Menyapa, memperkenalkan diri, dan memilih du atau Sie

Begrüßung & Vorstellung

Kamu bisa menyapa orang, memperkenalkan nama dan identitas, menanyakan nama, serta memilih bentuk du atau Sie sesuai situasi.

01
01

Begrüßungen und Abschiede

Gunakan ungkapan salam sesuai waktu dan situasi.

Hallo! bersifat umum dan santai. Guten Morgen! digunakan pada pagi hari. Guten Tag! umum pada siang hingga sore. Guten Abend! digunakan pada malam hari. Untuk berpamitan, kamu bisa memakai Tschüss! dalam situasi informal atau Auf Wiedersehen! dalam situasi formal.

Freut mich! berarti “senang bertemu denganmu/Anda”. Freut mich auch! berarti “saya juga senang bertemu”.

Hallo!
Halo!
Guten Morgen!
Selamat pagi!
Guten Tag!
Halo / selamat siang!
Guten Abend!
Selamat malam!
Tschüss!
Dah / sampai jumpa!
Auf Wiedersehen!
Sampai jumpa!
Freut mich!
Senang bertemu!
Freut mich auch!
Saya juga senang bertemu!
02

du atau Sie?

du dipakai dalam situasi informal, misalnya dengan teman, keluarga, atau orang yang sudah menggunakan du denganmu.

Sie dipakai untuk situasi formal, misalnya ketika berbicara dengan orang yang belum kamu kenal, guru, pelanggan, atau dalam konteks profesional tertentu.

Perhatikan bahwa Sie yang berarti “Anda” selalu ditulis dengan huruf kapital. Bentuk kata kerja juga berbeda: Wie heißt du? tetapi Wie heißen Sie?

du
kamu · informal
Sie
Anda · formal
03

Memperkenalkan nama dan identitas

Untuk menyebutkan nama, pola yang paling penting adalah Ich heiße …, Ich bin …, dan Mein Name ist …

heißen berarti “bernama”. sein berarti “adalah/merupakan”. Pada tahap ini, hafalkan bentuk pentingnya sebagai satu pola, bukan hanya menghafal arti katanya.

Untuk menanyakan nama secara informal gunakan Wie heißt du? Untuk formal gunakan Wie heißen Sie?

Ich heiße Rina.
Nama saya Rina.
Ich bin Studentin.
Saya mahasiswa.
Mein Name ist Rina.
Nama saya Rina.
Wie heißt du?
Siapa namamu?
Wie heißen Sie?
Siapa nama Anda?
GAMBARAN

Pola perkenalan

Hallo! →Wie heißt du?→Ich heiße …→Ich bin …
LATIHAN MODUL 01

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih bentuk yang benar: „Wie ___ du?“

JAWABAN YANG BENAR B. heißt Wie heißt du? dipakai untuk menanyakan nama kepada satu orang dengan du.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis dalam Bahasa Jerman: “Nama saya Rina.”

JAWABAN YANG BENAR Ich heiße Rina. / Mein Name ist Rina. Untuk menyebutkan nama, gunakan Ich heiße … atau Mein Name ist ….
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 02 TERKUNCI
Asal, tempat tinggal, bahasa, dan informasi pribadi

Herkunft, Wohnort & Sprachen

Kamu bisa mengatakan dari mana kamu berasal, tinggal di mana, bahasa apa yang kamu gunakan, dan menanyakan informasi dasar kepada orang lain.

02
01

Woher kommst du?

Woher? menanyakan asal. Pola dasarnya adalah Woher kommst du? → Ich komme aus …

Untuk banyak nama negara, kamu langsung memakai aus + nama negara: Ich komme aus Indonesien. Namun beberapa negara memiliki artikel dan bentuknya perlu dihafalkan, misalnya aus der Schweiz, aus der Türkei, dan aus den USA.

kommen adalah verba reguler. Bentuk ich adalah komme, du adalah kommst, er/sie/es adalah kommt, dan wir/sie/Sie adalah kommen.

Ich komme aus Indonesien.
Saya berasal dari Indonesia.
Ich komme aus Deutschland.
Saya berasal dari Jerman.
Ich komme aus der Schweiz.
Saya berasal dari Swiss.
Ich komme aus der Türkei.
Saya berasal dari Turki.
02

Wo wohnst du?

Wo? menanyakan tempat. Pola dasarnya adalah Wo wohnst du? → Ich wohne in …

wohnen berarti tinggal. Perhatikan akhiran verba: ich wohne, du wohnst, er/sie/es wohnt, wir wohnen.

Nama kota biasanya digunakan setelah in tanpa artikel: Ich wohne in Istanbul. Fokus A1 adalah menguasai pola siap pakai sebelum memperluas variasinya.

Wo wohnst du?
Kamu tinggal di mana?
Ich wohne in Istanbul.
Saya tinggal di Istanbul.
Ich wohne in Berlin.
Saya tinggal di Berlin.
03

Sprachen & W-Fragen

Welche Sprachen sprichst du? berarti “Bahasa apa yang kamu gunakan/bisa kamu gunakan?”

Verba sprechen termasuk verba yang mengalami perubahan pada du dan er/sie/es: ich spreche, du sprichst, er/sie/es spricht.

W-Fragen adalah pertanyaan yang meminta informasi: Wer? Was? Wo? Woher? Wie? Wann? Welche? Pada pola dasar, W-Frage diikuti verba terkonjugasi lalu subjek: Wo wohnst du?

Welche Sprachen sprichst du?
Bahasa apa yang kamu gunakan?
Ich spreche Indonesisch.
Saya berbicara Bahasa Indonesia.
Woher kommst du?
Kamu berasal dari mana?
Wo wohnst du?
Kamu tinggal di mana?
GAMBARAN

Peta informasi diri

Woher? →Herkunft→Ich komme aus …|Wo?→Wohnort→Ich wohne in …
LATIHAN MODUL 02

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR A. Ich komme aus Indonesien. Subjek ich memakai bentuk komme: Ich komme aus Indonesien.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis dalam Bahasa Jerman: “Saya tinggal di Istanbul.”

JAWABAN YANG BENAR Ich wohne in Istanbul. Pola yang dipakai adalah Ich wohne in + nama kota.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 03 TERKUNCI
Subjek dan konjugasi verba reguler di Präsens

Personalpronomen & Verba Präsens

Kamu bisa mengenali subjek dan mengubah verba reguler sesuai orangnya.

03
01

Personalpronomen

Personalpronomen adalah kata yang menggantikan orang atau benda sebagai subjek. Untuk A1, kamu harus menguasai ich, du, er, sie, es, wir, ihr, sie, dan Sie.

ich = saya/aku; du = kamu informal; er = dia laki-laki; sie = dia perempuan atau mereka tergantung konteks; es = itu/dia netral; wir = kami/kita; ihr = kalian informal; Sie = Anda formal; sie = mereka.

Jangan menyamakan Sie dengan sie. Huruf kapital pada Sie menandai bentuk formal “Anda”.

ich
saya
du
kamu
er / sie / es
dia / dia / itu
wir
kami/kita
ihr
kalian
sie
mereka
Sie
Anda
02

Konjugasi verba reguler

Verba reguler biasanya memiliki pola akhiran yang dapat diprediksi. Ambil batang verba lalu tambahkan akhiran sesuai subjek.

Contoh lernen: ich lerne, du lernst, er/sie/es lernt, wir lernen, ihr lernt, sie/Sie lernen.

Karena verba terkonjugasi menunjukkan siapa pelakunya, subjek dan bentuk verba harus cocok.

ich → -e
ich lerne
du → -st
du lernst
er/sie/es → -t
er lernt
wir/sie/Sie → -en
wir lernen
ihr → -t
ihr lernt
03

Verba sebagai pusat kalimat

Dalam kalimat sederhana, verba terkonjugasi biasanya menjadi unsur penting yang harus ditempatkan dengan benar.

Contoh: Ich lerne Deutsch. Du arbeitest heute. Wir wohnen in Istanbul.

Jangan hanya menghafal bentuk verba terpisah. Selalu latihan dalam kalimat.

lernen
Ich lerne Deutsch.
arbeiten
Ich arbeite heute.
wohnen
Wir wohnen in Istanbul.
machen
Du machst Sport.
GAMBARAN

Konjugasi lernen

ich lerne
du lernst
er/sie/es lernt
wir/sie/Sie lernen
ihr lernt
LATIHAN MODUL 03

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih bentuk yang benar: „Wir ___ Deutsch.“

JAWABAN YANG BENAR D. lernen Wir memakai akhiran -en: Wir lernen Deutsch.
02 · KETIK JAWABAN

Lengkapi: „Du ___ in Istanbul.“ (wohnen)

JAWABAN YANG BENAR wohnst Untuk du, wohnen menjadi wohnst.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 04 TERKUNCI
Dua verba inti dan perubahan bentuk yang wajib dikuasai

sein, haben & Verba Tidak Beraturan Dasar

Kamu bisa menggunakan sein dan haben serta mengenali beberapa verba tidak beraturan yang sangat umum.

04
01

sein

sein berarti “adalah/merupakan” dan merupakan verba yang sangat penting tetapi tidak mengikuti pola reguler.

Bentuk yang perlu dikuasai: ich bin, du bist, er/sie/es ist, wir sind, ihr seid, sie/Sie sind.

Untuk Pronomen Sie, teradapat 3 macam "sie"= Sie yang berarti "anda" menggunakan haben, dan penulisannya menggunakan huruf “S” kapital. sie yang berarti "mereka" menggunakan haben. sie yang berarti "dia perempuan" menggunakan hat.

Gunakan sein untuk identitas, status, dan deskripsi dengan kata sifat: Ich bin Studentin. Ich bin müde. Wir sind in Istanbul.

ich
bin
du
bist
er/sie/es
ist
wir
sind
ihr
seid
sie/Sie
sind
02

haben

haben berarti memiliki/mempunyai. Bentuknya: ich habe, du hast, er/sie/es hat, wir haben, ihr habt, sie/Sie haben.

Perhatikan perubahan pada du: hast, dan er/sie/es: hat.

Contoh: Ich habe einen Bruder. Wir haben ein Auto. Sie hat eine Tasche.

ich
habe
du
hast
er/sie/es
hat
wir
haben
ihr
habt
sie/Sie
haben
03

Beberapa verba umum yang berubah

Beberapa verba yang sering muncul di A1 mengalami perubahan vokal atau bentuk pada du dan er/sie/es. Contohnya sprechen → du sprichst, fahren → du fährst, lesen → du liest, sehen → du siehst.

Jangan menggeneralisasi semua verba sebagai reguler. Untuk A1, hafalkan verba yang sering dipakai bersama bentuk du dan er/sie/es.

Contoh: Ich spreche Deutsch. Du sprichst Deutsch. Er fährt nach Berlin.

sprechen
du sprichst
fahren
du fährst
lesen
du liest
sehen
du siehst
GAMBARAN

sein vs haben

Ich binStudentin.
Ich habeeinen Bruder.
Wir sindin Istanbul.
Wir habenZeit.
LATIHAN MODUL 04

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih bentuk yang benar: „Sie ___ eine Tasche.“

JAWABAN YANG BENAR D. haben Sie formal memakai bentuk haben: Sie haben eine Tasche.
02 · KETIK JAWABAN

Lengkapi: „Du ___ Student.“ (sein)

JAWABAN YANG BENAR bist Bentuk sein untuk du adalah bist.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 05 TERKUNCI
Pertanyaan Ya/Tidak, W-Fragen, dan posisi verba

Fragen & Grundlegende Wortstellung

Kamu bisa membentuk pertanyaan sederhana dan memahami aturan dasar posisi verba.

05
01

Ja/Nein-Fragen

Untuk pertanyaan yang jawabannya ya/tidak, verba terkonjugasi berada di depan: Bist du Student? Wohnst du in Istanbul? Lernst du Deutsch?

Strukturnya dapat dipahami sebagai Verba + Subjek + informasi.

Jawaban sederhana: Ja, ich bin Student. Nein, ich wohne nicht in Berlin.

Bist du Student?
Ja, ich bin Student.
Wohnst du in Berlin?
Nein, ich wohne in Istanbul.
Lernst du Deutsch?
Ja, ich lerne Deutsch.
02

W-Fragen

Pada pertanyaan dengan kata tanya, W-Frage berada di depan, kemudian verba terkonjugasi, lalu subjek: Wo wohnst du? Wie heißt du? Was machst du?

Beberapa kata tanya penting: Wer? siapa; Was? apa; Wo? di mana; Woher? dari mana; Wohin? ke mana; Wann? kapan; Wie? bagaimana; Warum? mengapa; Welche(r/s)? yang mana.

Untuk A1, fokus pertama adalah pola kalimat dan kemampuan mengambil informasi.

Wo?
tempat
Woher?
asal
Wohin?
tujuan
Wann?
waktu
Wer?
orang
Was?
hal/benda
Wie?
cara/keadaan
03

Verba di posisi kedua

Dalam kalimat pernyataan utama, verba terkonjugasi biasanya berada pada posisi kedua secara struktur. Yang berada di depan bisa berupa subjek atau keterangan waktu/tempat.

Ich lerne Deutsch. Am Abend lerne ich Deutsch. In Istanbul wohne ich.

Perhatikan bahwa ketika keterangan ditempatkan di awal, subjek berpindah setelah verba: Am Abend lerne ich Deutsch, bukan Am Abend ich lerne Deutsch.

Subjek di depan
Ich lerne Deutsch.
Waktu di depan
Am Abend lerne ich Deutsch.
Tempat di depan
In Istanbul wohne ich.
GAMBARAN

Tiga pola kalimat

Pernyataan IchlerneDeutsch.
W-Frage Wowohnstdu?
Ya/Tidak Wohnstduin Istanbul?
LATIHAN MODUL 05

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih pertanyaan yang benar untuk “Kamu tinggal di mana?”

JAWABAN YANG BENAR B. Wo wohnst du? W-Frage Wo diikuti verba wohnst, lalu subjek du: Wo wohnst du?
02 · KETIK JAWABAN

Tulis pertanyaan: “Kamu berasal dari mana?”

JAWABAN YANG BENAR Woher kommst du? Gunakan Woher + verba kommst + subjek du.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 06 TERKUNCI
Keluarga, deskripsi orang, mein/dein, dan haben

Familie, Personen & Possessivartikel

Kamu bisa membicarakan keluarga dan orang lain dengan kalimat sederhana.

06
01

Kata benda keluarga

Pelajari kata keluarga bersama artikelnya: der Vater, die Mutter, der Bruder, die Schwester, die Eltern, der Sohn, die Tochter.

Karena artikel merupakan bagian dari kosakata Jerman, jangan menghafal Bruder sendirian. Hafalkan der Bruder.

Plural sering berbeda dari bentuk tunggal, sehingga bentuk plural juga perlu dipelajari.

der Vater
ayah
die Mutter
ibu
der Bruder
saudara laki-laki
die Schwester
saudara perempuan
die Eltern
orang tua
02

Possessivartikel: mein & dein

mein berarti “milik saya”, dein berarti “milik kamu”. Bentuknya berubah mengikuti kata benda: mein Bruder, meine Schwester, mein Buch.

Pada tahap A1, fokus dulu pada pola nominatif dasar: mein untuk maskulin/netral tunggal, meine untuk feminin dan plural.

Contoh: Das ist mein Bruder. Das ist meine Schwester. Das sind meine Eltern.

mein Bruder
saudara laki-laki saya
meine Schwester
saudara perempuan saya
mein Buch
buku saya
meine Eltern
orang tua saya
03

Mendeskripsikan orang

Setelah sein, kata sifat yang menjadi predikat tidak mendapat akhiran: Er ist nett. Sie ist freundlich. Das Kind ist klein.

Untuk mengatakan seseorang mempunyai sesuatu, gunakan haben: Ich habe einen Bruder. Sie hat zwei Schwestern.

Fokus A1 adalah membentuk profil sederhana, bukan membuat deskripsi yang kompleks.

Er ist nett.
Dia ramah/baik.
Sie ist freundlich.
Dia ramah.
Ich habe einen Bruder.
Saya punya seorang saudara laki-laki.
Sie hat zwei Schwestern.
Dia punya dua saudara perempuan.
GAMBARAN

Keluarga + kepemilikan

mein Bruder
meine Schwester
meine Eltern
dein Buch
LATIHAN MODUL 06

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Das ist meine Schwester. Schwester feminin, sehingga bentuk nominatifnya adalah meine Schwester.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Ini saudara laki-laki saya.”

JAWABAN YANG BENAR Das ist mein Bruder. Bruder maskulin dan menjadi mein Bruder pada pola nominatif ini.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 07 TERKUNCI
der, die, das, ein, eine dan cara menghafalnya

Nomen, Gender & Artikel

Kamu bisa memilih artikel dasar dan memahami bahwa gender Jerman adalah gender gramatikal.

07
01

der, die, das

Setiap kata benda Jerman mempunyai gender gramatikal: maskulin, feminin, atau netral. Artikel tertentu dasarnya adalah der, die, das.

Gender gramatikal tidak selalu sama dengan jenis kelamin nyata. Benda seperti Tisch, Tasche, Buch memiliki artikel masing-masing.

Strategi terbaik: hafalkan kata benda bersama artikelnya: der Tisch, die Tasche, das Buch.

der Tisch
maskulin
die Tasche
feminin
das Buch
netral
die Lampe
feminin
das Fenster
netral
02

Artikel tak tentu

ein/eine dipakai ketika memperkenalkan sesuatu sebagai satu benda yang belum spesifik atau belum dikenal dalam konteks.

Maskulin: ein Tisch. Feminin: eine Tasche. Netral: ein Buch.

Bandingkan: Das ist ein Buch. Das Buch ist neu. Pertama kali benda diperkenalkan dengan ein; setelah benda sudah jelas, der/die/das dapat digunakan.

ein Tisch
sebuah meja
eine Tasche
sebuah tas
ein Buch
sebuah buku
Das Buch ist neu.
Buku itu baru.
03

Artikel sebagai bagian dari kosakata

Jangan belajar “Buch = buku” saja. Belajar “das Buch = buku”. Dengan begitu, saat kamu belajar kasus dan plural, perubahan artikel menjadi lebih mudah dipahami.

Artikel tertentu: der/die/das/die. Artikel tak tentu: ein/eine/ein. Bentuk jamak tidak memiliki ein/eine langsung.

Untuk A1, ketepatan artikel lebih penting daripada mencoba menebak gender dari arti benda.

der
maskulin
die
feminin / plural
das
netral
GAMBARAN

Tiga rumah artikel

DER der Tischder Stuhlder Laptop
DIE die Taschedie Türdie Lampe
DAS das Buchdas Heftdas Handy
LATIHAN MODUL 07

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Artikel yang benar adalah: ___ Buch

JAWABAN YANG BENAR C. das Buch adalah kata benda netral: das Buch.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis dengan artikel tertentu: “tas” → ___ Tasche

JAWABAN YANG BENAR die Tasche Tasche adalah feminin: die Tasche.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 08 TERKUNCI
Bentuk jamak dan fungsi subjek dalam kalimat

Plural & Nominativ

Kamu bisa mengenali plural dasar dan memahami Nominativ sebagai bentuk subjek.

08
01

Plural dalam Bahasa Jerman

Plural Jerman tidak mempunyai satu akhiran universal. Bentuknya dapat menggunakan -e, -er, -en/-n, -s, perubahan vokal, atau kombinasi tertentu.

Contoh yang penting untuk A1: der Tisch → die Tische, der Stuhl → die Stühle, die Tasche → die Taschen, das Buch → die Bücher.

Karena polanya bervariasi, pelajari plural bersama kosakata.

der Tisch → die Tische
meja → meja-meja
der Stuhl → die Stühle
kursi → kursi-kursi
die Tasche → die Taschen
tas → tas-tas
das Buch → die Bücher
buku → buku-buku
02

Nominativ = subjek

Nominativ adalah kasus yang biasanya digunakan untuk subjek, yaitu orang atau benda yang melakukan tindakan atau menjadi topik utama kalimat.

Pertanyaan bantu: Wer? atau Was? Contoh: Der Mann arbeitet. Wer arbeitet? Der Mann.

Pada kalimat sein, kedua unsur dapat tampak dalam Nominativ: Er ist Student. Er adalah subjek; Student adalah identitas/predikat nominatif.

Der Mann arbeitet.
Der Mann = subjek
Die Frau lernt.
Die Frau = subjek
Das Kind spielt.
Das Kind = subjek
03

Menemukan subjek

Jangan memilih subjek hanya karena kata benda berada paling dekat dengan verba. Cari siapa atau apa yang melakukan tindakan.

Der Hund sieht den Mann. Der Hund adalah subjek; den Mann adalah objek. Artikel membantu menunjukkan fungsi.

Ini menjadi fondasi untuk memahami Akkusativ dan Dativ.

Der Hund sieht den Mann.
Subjek: der Hund
Die Frau kauft das Buch.
Subjek: die Frau
Das Kind hat einen Ball.
Subjek: das Kind
GAMBARAN

Wer? / Was? → Nominativ

WER? / WAS? ↓SUBJEK↓Der Mannarbeitet.
LATIHAN MODUL 08

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Dalam kalimat „Die Frau kauft ein Buch.“ siapa yang menjadi subjek?

JAWABAN YANG BENAR C. Die Frau Die Frau melakukan tindakan kauft, jadi Die Frau adalah subjek/Nominativ.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis bentuk plural: „das Buch“ → ?

JAWABAN YANG BENAR die Bücher Bentuk pluralnya adalah die Bücher.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 09 TERKUNCI
Objek langsung dan perubahan der → den, ein → einen

Akkusativ

Kamu bisa mengenali objek langsung dan memilih artikel Akkusativ dasar.

09
01

Apa itu Akkusativ?

Akkusativ adalah kasus yang sering digunakan untuk objek langsung, yaitu sesuatu atau seseorang yang langsung menerima tindakan.

Pertanyaan bantu: Wen? atau Was? Der Mann kauft den Apfel. Siapa yang membeli? Der Mann. Apa yang dibeli? den Apfel.

Jangan menganggap semua kata benda setelah verba otomatis Akkusativ; tetapi untuk banyak verba transitif dasar seperti kaufen, brauchen, sehen, nehmen, pola ini sangat umum.

Der Mann kauft den Apfel.
Was kauft er? den Apfel
Ich brauche einen Stift.
Was brauche ich? einen Stift
Sie sieht die Tasche.
Was sieht sie? die Tasche
02

Perubahan artikel

Pada Akkusativ dasar, perubahan paling penting terjadi pada maskulin tunggal.

der → den; ein → einen. Feminin tetap die/eine, netral tetap das/ein.

Karena itu: Ich kaufe einen Kaffee. Ich nehme den Stift. Ich sehe die Tasche. Ich kaufe das Buch.

der → den
der Stift → den Stift
ein → einen
ein Kaffee → einen Kaffee
die → die
die Tasche → die Tasche
das → das
das Buch → das Buch
03

Kapan menggunakannya?

Gunakan pola ini saat verba membutuhkan objek langsung: kaufen, brauchen, nehmen, haben, sehen, lesen, essen, trinken, besuchen, dan banyak verba lainnya.

Pelajari verba bersama contoh kalimat. Jangan hanya menghafal tabel.

Contoh: Ich habe einen Bruder. Ich lese ein Buch. Ich trinke einen Kaffee.

Ich habe einen Bruder.
Akkusativ maskulin
Ich lese ein Buch.
Akkusativ netral
Ich trinke einen Kaffee.
Akkusativ maskulin
GAMBARAN

Perubahan inti Akkusativ

NOMINATIV dereindieeinedasein
AKKUSATIV deneinendieeinedasein
LATIHAN MODUL 09

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Ich kaufe einen Stift. Stift maskulin. Dalam Akkusativ, der → den dan ein → einen: Ich kaufe einen Stift.
02 · KETIK JAWABAN

Lengkapi: „Ich nehme ___ Kaffee.“ (ein)

JAWABAN YANG BENAR einen Kaffee maskulin dan menjadi einen Kaffee dalam Akkusativ.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 10 TERKUNCI
Menggunakan Akkusativ dalam situasi belanja

Einkaufen & Preise

Kamu bisa membeli barang, menanyakan harga, dan melakukan dialog belanja sederhana.

10
01

Kosakata belanja

Kosakata utama: kaufen = membeli, brauchen = membutuhkan, nehmen = mengambil/memilih, kosten = berharga, bezahlen = membayar.

Kata penting lain: der Preis, das Geld, der Euro, der Cent, das Geschäft, der Verkäufer/die Verkäuferin, der Kunde/die Kundin.

Pelajari barang bersama artikel: der Stift, die Tasche, das Buch, das Handy, das Wasser, der Apfel.

Was möchten Sie?
Anda ingin apa?
Ich brauche einen Stift.
Saya membutuhkan pena.
Das kostet zwei Euro.
Harganya dua euro.
Ich nehme den Stift.
Saya mengambil/memilih pena itu.
02

Menyebutkan harga

Untuk harga sederhana: ein Euro, zwei Euro, fünf Euro. Untuk harga desimal seperti 2,50 € dapat dibaca zwei Euro fünfzig.

Was kostet das? digunakan untuk menanyakan harga satu benda. Wie viel kostet das? juga sangat umum.

Untuk beberapa benda, gunakan bentuk jamak dan kosten: Wie viel kosten die Bücher?

2 €
zwei Euro
2,50 €
zwei Euro fünfzig
10 €
zehn Euro
Wie viel kostet das?
Berapa harganya?
03

Dialog belanja

Dialog A1 menggabungkan salam, kebutuhan, Akkusativ, harga, dan respons.

Contoh: Guten Tag. Was möchten Sie? — Ich brauche einen Stift. — Der Stift kostet zwei Euro. — Gut. Ich nehme den Stift.

Perhatikan bahwa satu kata benda dapat muncul dengan artikel berbeda sesuai fungsi dan konteks: einen Stift saat objek baru diperkenalkan, den Stift saat benda sudah spesifik.

Guten Tag.
Selamat siang / halo formal.
Was möchten Sie?
Anda ingin apa?
Sonst noch etwas?
Ada lagi?
Das macht zwei Euro.
Totalnya dua euro.
GAMBARAN

Alur belanja

Was möchten Sie? →Ich brauche …→Das kostet …→Ich nehme …→Das macht …
LATIHAN MODUL 10

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Ich brauche einen Stift. Stift maskulin dan menjadi einen Stift ketika menjadi objek langsung.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Berapa harga buku itu?”

JAWABAN YANG BENAR Wie viel kostet das Buch? / Was kostet das Buch? Kedua bentuk ini benar dan umum untuk menanyakan harga satu benda.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 11 TERKUNCI
Memesan makanan, menyatakan keinginan, kemampuan, dan verba di akhir

Essen, Trinken & möchten/können

Kamu bisa memesan makanan/minuman dan memahami pola modal sederhana.

11
01

Kosakata makanan dan minuman

Pelajari kata benda bersama artikel: der Kaffee, der Tee, der Saft, das Wasser, die Milch, die Cola; der Reis, der Fisch, der Käse, die Pizza, die Suppe, das Brot, das Ei.

Untuk waktu makan: das Frühstück, das Mittagessen, das Abendessen.

Pola siap pakai: Zum Frühstück esse ich Brot. Zum Mittagessen esse ich Reis.

der Kaffee
kopi
das Wasser
air
die Milch
susu
die Pizza
pizza
das Brot
roti
das Frühstück
sarapan
02

möchten

möchten dipakai untuk menyatakan keinginan dengan sopan, terutama ketika memesan: Ich möchte einen Kaffee.

Bentuknya: ich möchte, du möchtest, er/sie/es möchte, wir möchten, ihr möchtet, sie/Sie möchten.

Jika diikuti kata benda, objek mengikuti aturan kasus: einen Kaffee, eine Pizza, ein Wasser.

Ich möchte einen Kaffee.
Saya ingin kopi.
Ich möchte eine Pizza.
Saya ingin pizza.
Ich möchte ein Wasser.
Saya ingin air.
03

Verba modal + infinitif

Ketika möchten atau können digunakan bersama verba lain, verba yang dikonjugasikan berada di posisi kedua dan infinitif utama berada di akhir: Ich möchte Pizza essen. Wir können Deutsch sprechen.

können menyatakan kemampuan atau kemungkinan dasar: Ich kann Deutsch sprechen.

Pola ini sangat penting karena menjadi dasar banyak kalimat dua verba.

Ich möchte Pizza essen.
Saya ingin makan pizza.
Wir können Deutsch sprechen.
Kami bisa berbicara Bahasa Jerman.
Er möchte die Rechnung bezahlen.
Dia ingin membayar tagihan.
GAMBARAN

Kalimat dua verba

Ich möchtePizzaessen.
Wir könnenDeutschsprechen.
Er möchtedie Rechnungbezahlen.
LATIHAN MODUL 11

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR A. Ich möchte Pizza essen. Dengan möchten, infinitif utama berada di akhir: Ich möchte Pizza essen.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya ingin minum kopi.”

JAWABAN YANG BENAR Ich möchte Kaffee trinken. / Ich möchte einen Kaffee trinken. Keduanya dapat benar. Dengan objek spesifik, einen Kaffee sangat umum.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 12 TERKUNCI
Menyangkal kata benda, verba, sifat, dan informasi lain

Negation: nicht & kein

Kamu bisa membedakan kein dan nicht dalam kalimat dasar.

12
01

kein untuk kata benda

kein digunakan untuk menegasikan kata benda yang biasanya memakai ein/eine atau tidak memiliki artikel tertentu dalam konteks tersebut.

Maskulin Akkusativ: keinen. Feminin: keine. Netral: kein. Plural: keine.

Contoh: Ich habe kein Auto. Ich habe keine Tasche. Ich kaufe keinen Kaffee.

kein Buch
bukan/tidak ada sebuah buku
keine Tasche
bukan/tidak ada sebuah tas
keinen Kaffee
tidak membeli/tidak punya kopi
keine Bücher
tidak ada buku-buku
02

nicht

nicht digunakan untuk menyangkal verba, kata sifat, atau informasi tertentu lainnya, misalnya Ich arbeite nicht. Ich bin nicht müde.

Posisi nicht bergantung pada apa yang ingin dinegasikan. Pada tahap A1, pelajari pola-pola umum melalui contoh, bukan satu rumus untuk semua kalimat.

Bandingkan: Ich habe kein Auto. (kata benda) tetapi Ich bin nicht müde. (kata sifat).

Ich arbeite nicht.
Saya tidak bekerja.
Ich bin nicht müde.
Saya tidak lelah.
Das ist nicht teuer.
Itu tidak mahal.
03

Membedakan kein dan nicht

Tanyakan: apakah yang dinegasikan adalah kata benda? Jika ya, kemungkinan besar gunakan kein/keine/keinen. Jika yang dinegasikan adalah verba, kata sifat, atau informasi lain, gunakan nicht sesuai pola.

Ich habe kein Buch. — kata benda Buch dinegasikan.

Ich lese das Buch nicht. — tindakan membaca dinegasikan.

kein
Ich habe kein Auto.
nicht
Ich habe das Auto nicht.
GAMBARAN

Dua jalur negasi

KATA BENDA →kein / keine / keinen
VERBA / SIFAT / INFORMASI →nicht
LATIHAN MODUL 12

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar untuk “Saya tidak punya mobil.”

JAWABAN YANG BENAR B. Ich habe kein Auto. Auto netral: das Auto → kein Auto pada pola ini.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya tidak lelah.”

JAWABAN YANG BENAR Ich bin nicht müde. müde adalah kata sifat, sehingga gunakan nicht.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 13 TERKUNCI
Jam, hari, tanggal, dan aktivitas sehari-hari

Uhrzeit, Datum & Alltag

Kamu bisa menyebutkan waktu dan mulai menceritakan rutinitas dari pagi sampai malam.

13
01

Uhrzeit

Untuk jam, pola pentingnya adalah um + waktu: Ich stehe um sieben Uhr auf.

halb acht berarti pukul 07.30 dalam penggunaan bahasa Jerman standar. Untuk tahap awal, pahami juga jam digital agar tidak hanya bergantung pada pola lisan.

Pertanyaan utama: Wie spät ist es? dan Um wie viel Uhr …?

um sieben Uhr
pukul tujuh
um halb acht
pukul setengah delapan / 07.30
Wie spät ist es?
Jam berapa sekarang?
Um wie viel Uhr?
Pukul berapa?
02

Hari, bagian hari & tanggal

Kosakata waktu: heute, morgen, gestern; morgens, mittags, abends; am Montag, am Abend.

Untuk hari dan tanggal, pola A1 yang penting adalah am Montag, am Wochenende, am 8. Oktober.

Untuk bulan dan tahun, kenali bentuk seperti im Januar dan 2026.

heute
hari ini
morgen
besok
gestern
kemarin
am Montag
pada hari Senin
am Abend
pada malam hari
03

Rutinitas harian

Gunakan verba Präsens untuk rutinitas: aufstehen, frühstücken, duschen, studieren, arbeiten, lernen, nach Hause gehen, schlafen.

Contoh: Ich stehe um sieben Uhr auf. Um acht Uhr frühstücke ich. Danach gehe ich zur Uni. Am Abend lerne ich Deutsch.

Perhatikan bahwa keterangan waktu dapat diletakkan di awal, tetapi verba terkonjugasi tetap berada di posisi kedua: Am Abend lerne ich Deutsch.

Ich stehe um sieben Uhr auf.
Saya bangun pukul tujuh.
Danach gehe ich zur Uni.
Setelah itu saya pergi ke universitas.
Am Abend lerne ich Deutsch.
Pada malam hari saya belajar Bahasa Jerman.
GAMBARAN

Satu hari

07:00 aufstehen
08:00 frühstücken
09:00 studieren
18:00 lernen
23:00 schlafen
LATIHAN MODUL 13

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Um sieben Uhr stehe ich auf. Jika keterangan waktu diletakkan di depan, verba terkonjugasi tetap berada pada posisi kedua: Um sieben Uhr stehe ich auf.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya belajar Bahasa Jerman pada malam hari.”

JAWABAN YANG BENAR Am Abend lerne ich Deutsch. Am Abend dapat diletakkan di depan; kemudian verba lerne berada di posisi kedua.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 14 TERKUNCI
Verba terpisah dan posisi awalan dalam kalimat

Trennbare Verben

Kamu bisa menggunakan verba terpisah dasar seperti aufstehen dan anrufen.

14
01

Apa itu verba terpisah?

Beberapa verba Jerman terdiri dari awalan + verba, misalnya aufstehen, anrufen, einkaufen, anfangen, aufräumen.

Dalam kalimat utama Präsens, verba terkonjugasi berada di posisi kedua, sedangkan awalan terpisah berpindah ke akhir: Ich stehe um sieben Uhr auf.

Karena itu, jangan menulis *Ich aufstehe um sieben Uhr. Bentuk yang benar adalah Ich stehe um sieben Uhr auf.

aufstehen
Ich stehe um sieben Uhr auf.
anrufen
Ich rufe meine Mutter an.
einkaufen
Ich kaufe am Samstag ein.
anfangen
Der Kurs fängt um neun Uhr an.
02

Cara membaca strukturnya

Secara makna, aufstehen adalah satu verba. Secara posisi dalam kalimat utama, bagian auf dapat muncul di akhir.

Subjek + verba terkonjugasi + informasi + awalan.

Jika terdapat modalverb, struktur berubah karena infinitif tetap utuh di akhir: Ich möchte morgen einkaufen. Di sini einkaufen tidak terpisah.

Ich stehe auf.
Saya bangun.
Ich möchte aufstehen.
Saya ingin bangun.
Ich rufe meine Mutter an.
Saya menelepon ibu saya.
Ich kann meine Mutter anrufen.
Saya bisa menelepon ibu saya.
03

Latihan pola

Kenali pasangan berikut: stehen → aufstehen, rufen → anrufen, kaufen → einkaufen, fangen → anfangen.

Gunakan kalimat nyata agar posisi awalan terasa alami.

Contoh: Am Abend rufe ich meine Familie an. Am Samstag kaufe ich ein.

Am Abend rufe ich meine Familie an.
Pada malam hari saya menelepon keluarga.
Am Samstag kaufe ich ein.
Pada hari Sabtu saya berbelanja.
GAMBARAN

Verba terpisah

Ich steheum sieben Uhrauf.
Ich rufemeine Mutteran.
Ich möchtemorgeneinkaufen.
LATIHAN MODUL 14

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Ich stehe um sieben Uhr auf. Dalam kalimat utama Präsens, aufstehen menjadi stehe … auf.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya menelepon ibu saya.”

JAWABAN YANG BENAR Ich rufe meine Mutter an. anrufen menjadi rufe … an dalam kalimat utama.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 15 TERKUNCI
können, müssen, wollen, dürfen, sollen, möchten

Modalverben

Kamu bisa menyatakan kemampuan, kewajiban, keinginan, izin, dan rencana sederhana.

15
01

Modalverb utama

Modalverben mengubah makna verba utama. Untuk A1, kuasai terutama können, müssen, wollen, dürfen, sollen, dan möchten.

können = bisa; müssen = harus; wollen = ingin; dürfen = boleh; sollen = seharusnya/diminta; möchten = ingin dengan cara lebih sopan.

Beberapa bentuknya tidak reguler, terutama pada ich dan du. Hafalkan pola yang sering digunakan.

Ich kann Deutsch sprechen.
Saya bisa berbicara Bahasa Jerman.
Ich muss arbeiten.
Saya harus bekerja.
Ich möchte Deutsch lernen.
Saya ingin belajar Bahasa Jerman.
Darf ich gehen?
Bolehkah saya pergi?
02

Infinitiv di akhir

Jika modalverb digunakan bersama verba lain, modalverb terkonjugasi berada di posisi kedua dan infinitif berada di akhir.

Ich kann Deutsch sprechen. Wir müssen heute arbeiten. Sie möchte Pizza essen.

Ini disebut struktur dua verba. Jangan mengubah infinitif menjadi bentuk terkonjugasi kedua.

Ich kann
Deutsch sprechen.
Wir müssen
heute arbeiten.
Sie möchte
Pizza essen.
03

Bentuk yang perlu dihafalkan

können: ich kann, du kannst, er kann, wir können, ihr könnt, sie/Sie können.

müssen: ich muss, du musst, er muss, wir müssen, ihr müsst, sie/Sie müssen.

wollen: ich will, du willst, er will, wir wollen, ihr wollt, sie/Sie wollen. Bentuk ich/er pada beberapa modalverb terlihat berbeda dari pola reguler.

können
kann – kannst – kann
müssen
muss – musst – muss
wollen
will – willst – will
GAMBARAN

Modalverb + infinitif

Subjek ModalverbInformasiINFINITIF
Ich kannDeutschsprechen.
Wir müssenheutearbeiten.
Sie möchtePizzaessen.
LATIHAN MODUL 15

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR A. Ich kann Deutsch sprechen. Dengan können, verba utama tetap infinitif dan berada di akhir: Ich kann Deutsch sprechen.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya harus belajar hari ini.”

JAWABAN YANG BENAR Ich muss heute lernen. müssen untuk ich adalah muss, dan lernen tetap infinitif di akhir.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 16 TERKUNCI
Perintah sederhana, permintaan, dan bahasa sopan

Imperativ & Bitten

Kamu bisa memberi instruksi sederhana dan meminta sesuatu dengan sopan.

16
01

Imperativ untuk du

Imperativ digunakan untuk perintah atau instruksi. Bentuknya berbeda dari kalimat berita.

Contoh sederhana: Komm! Geh! Hör zu! Lern Deutsch! Untuk beberapa verba, bentuknya perlu diperhatikan dan tidak selalu cukup dengan menambahkan akhiran.

Gunakan dengan konteks yang tepat. Untuk situs pembelajaran, bentuk sopan sering lebih aman.

Komm!
Datanglah!
Geh!
Pergilah!
Lern Deutsch!
Belajarlah Bahasa Jerman!
Hör zu!
Dengarkan!
02

Bentuk sopan

Untuk situasi formal, gunakan Sie + verba bentuk dasar: Kommen Sie! Gehen Sie! Warten Sie!

Bitte membuat permintaan terdengar lebih sopan: Kommen Sie bitte. Warten Sie bitte.

Ungkapan sehari-hari yang sangat berguna: Entschuldigung! = Permisi/maaf; Bitte helfen Sie mir. = Tolong bantu saya.

Kommen Sie bitte.
Silakan datang / tolong datang.
Warten Sie bitte.
Tolong tunggu.
Helfen Sie mir bitte.
Tolong bantu saya.
03

Instruksi dan arah sederhana

Pada A1, kamu bisa mulai memahami instruksi sederhana untuk situasi kelas atau perjalanan: Hören Sie zu! Lesen Sie! Schreiben Sie! Gehen Sie geradeaus!

Fokus utama bukan menguasai semua bentuk imperatif, tetapi mampu mengikuti dan memberi instruksi yang sangat sederhana.

Untuk konteks informal, Komm bitte! dan Warte bitte! sering digunakan.

Lesen Sie!
Bacalah!
Schreiben Sie!
Tulislah!
Gehen Sie geradeaus!
Jalan lurus!
GAMBARAN

Permintaan

INFORMAL Warte bitte!
FORMAL Warten Sie bitte!
SOPAN Bitte helfen Sie mir.
LATIHAN MODUL 16

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Bentuk formal yang benar adalah …

JAWABAN YANG BENAR B. Warten Sie bitte. Imperativ formal menggunakan infinitif + Sie: Warten Sie bitte.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis secara formal: “Tolong tunggu.”

JAWABAN YANG BENAR Warten Sie bitte. / Bitte warten Sie. Kedua susunan ini dapat digunakan untuk permintaan formal.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 17 TERKUNCI
Wem?, objek tidak langsung, dan preposisi yang sangat sering dipakai

Dativ & Preposisi Dasar

Kamu memahami fungsi dasar Dativ dan beberapa preposisi inti A1.

17
01

Dativ = Wem?

Dativ sering digunakan untuk objek tidak langsung, yaitu pihak yang menerima sesuatu atau pihak yang menjadi tujuan suatu tindakan tertentu.

Pertanyaan bantu: Wem? Contoh: Ich gebe der Frau ein Buch. Kepada siapa saya memberikan buku? der Frau.

Jangan menganggap Dativ hanya berarti “kepada”. Kasus ditentukan oleh fungsi dan juga oleh verba/preposisi tertentu.

Ich helfe dem Mann.
Saya membantu pria itu.
Ich gebe der Frau ein Buch.
Saya memberi wanita itu sebuah buku.
Ich danke dem Lehrer.
Saya berterima kasih kepada guru itu.
02

Artikel Dativ dasar

Perubahan artikel tertentu yang paling penting: der → dem, die → der, das → dem, plural die → den.

Artikel tak tentu: ein → einem untuk maskulin/netral, eine → einer untuk feminin.

Contoh: mit dem Bus, mit der Mutter, mit dem Kind, mit den Freunden.

der → dem
dem Mann
die → der
der Frau
das → dem
dem Kind
die (plural) → den
den Freunden
03

Preposisi inti

Beberapa preposisi A1 yang sangat sering: mit, aus, nach, zu, von, für, in, an, auf.

mit selalu diikuti Dativ: mit dem Bus, mit der Freundin. aus juga memakai Dativ: aus Indonesien, aus der Türkei.

für memakai Akkusativ: für den Mann, für die Frau, für das Kind. Hafalkan preposisi bersama kasusnya.

mit dem Bus
dengan bus
aus Indonesien
dari Indonesia
zu der Uni / zur Uni
ke universitas
für den Freund
untuk teman
GAMBARAN

Kasus sebagai fungsi

WER? NominativDer Mann
WEN? Akkusativden Mann
WEM? Dativdem Mann
LATIHAN MODUL 17

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih bentuk yang benar: „Ich fahre mit ___ Bus.“

JAWABAN YANG BENAR C. dem mit diikuti Dativ. der Bus menjadi dem Bus.
02 · KETIK JAWABAN

Lengkapi: „Ich helfe ___ Frau.“ (die)

JAWABAN YANG BENAR der die Frau menjadi der Frau dalam Dativ.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 18 TERKUNCI
mich, dich, ihn, mir, dir, dan pola penggunaannya

Personalpronomen im Akkusativ & Dativ

Kamu bisa menggunakan kata ganti orang dasar sebagai objek langsung dan tidak langsung.

18
01

Akkusativ: mich, dich, ihn …

Personalpronomen berubah ketika menjadi objek langsung. Dasar yang penting: ich → mich, du → dich, er → ihn, sie → sie, es → es, wir → uns, ihr → euch, sie/Sie → sie/Sie.

Contoh: Ich sehe ihn. Er sieht mich. Wir besuchen sie.

Pelajari dalam kalimat karena bentuknya tidak cukup ditebak dari bahasa Indonesia.

Ich sehe ihn.
Saya melihat dia (laki-laki).
Er sieht mich.
Dia melihat saya.
Wir besuchen sie.
Kami mengunjungi dia/mereka, sesuai konteks.
02

Dativ: mir, dir, ihm …

Untuk Dativ: ich → mir, du → dir, er → ihm, sie → ihr, es → ihm, wir → uns, ihr → euch, sie/Sie → ihnen/Ihnen.

Contoh: Hilf mir! Ich helfe dir. Ich gebe ihm das Buch.

Perhatikan bentuk formal: Ich helfe Ihnen. Ihnen ditulis kapital ketika berarti Anda.

Hilf mir!
Tolong saya!
Ich helfe dir.
Saya membantu kamu.
Ich gebe ihm das Buch.
Saya memberikan buku itu kepadanya.
03

Reflexive dasar

Reflexive verbs menunjukkan bahwa tindakan kembali kepada subjek: Ich wasche mich. Du wäschst dich. Ich fühle mich gut.

Beberapa verba yang sering muncul: sich fühlen, sich treffen, sich interessieren für. Pada A1, kuasai pola yang paling sering dipakai.

Jangan menerjemahkan setiap reflexive secara kata demi kata; pelajari sebagai pasangan verba + pronomen.

Ich fühle mich gut.
Saya merasa baik.
Wir treffen uns.
Kami bertemu.
Du wäschst dich.
Kamu mencuci diri.
GAMBARAN

Pronomen sebagai objek

ich → mich / mir
du → dich / dir
er → ihn / ihm
sie → sie / ihr
LATIHAN MODUL 18

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Er sieht mich. sehen menggunakan objek langsung pada contoh ini: ich → mich.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Dia (laki-laki) membantu saya.”

JAWABAN YANG BENAR Er hilft mir. helfen memakai Dativ: ich → mir.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 19 TERKUNCI
sich fühlen, sich treffen, dan aktivitas diri sendiri

Reflexive Verben & Alltag

Kamu bisa menggunakan beberapa verba reflexive dasar dalam konteks sehari-hari.

19
01

Apa itu reflexive?

Pada verba reflexive, subjek dan objek merujuk pada orang yang sama. Contoh: Ich wasche mich. “Saya mencuci diri saya sendiri.”

Pronomen reflexive berubah: ich → mich, du → dich, er/sie/es → sich, wir → uns, ihr → euch, sie/Sie → sich.

Beberapa verba memang biasa digunakan sebagai reflexive dan perlu dipelajari sebagai kosakata.

ich
mich
du
dich
er/sie/es
sich
wir
uns
ihr
euch
sie/Sie
sich
02

Verba yang sering dipakai

Beberapa contoh A1: sich fühlen = merasa, sich treffen = bertemu, sich interessieren für = tertarik pada.

Ich fühle mich gut. Wir treffen uns am Samstag. Ich interessiere mich für Musik.

Untuk bentuk dengan preposisi, hafalkan pasangan lengkapnya: sich interessieren für + Akkusativ.

Ich fühle mich gut.
Saya merasa baik.
Wir treffen uns am Samstag.
Kami bertemu pada hari Sabtu.
Ich interessiere mich für Musik.
Saya tertarik pada musik.
03

Reflexive bukan selalu “diri” dalam terjemahan

Bahasa Jerman menggunakan reflexive pada sejumlah verba yang dalam Bahasa Indonesia tidak selalu memakai kata “diri”. Karena itu, jangan memaksa terjemahan kata per kata.

Yang penting adalah mengenali bahwa verba tersebut membutuhkan pronomen reflexive tertentu.

Latih dengan pola lengkap: Ich fühle mich …, Wir treffen uns …

Ich fühle mich müde.
Saya merasa lelah.
Wir treffen uns morgen.
Kami bertemu besok.
GAMBARAN

Subjek ↔ objek reflexive

ICH ↔MICH
DU ↔DICH
WIR ↔UNS
LATIHAN MODUL 19

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Lengkapi: „Ich fühle ___ gut.“

JAWABAN YANG BENAR A. mich Untuk ich, pronomen reflexive pada pola ini adalah mich.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Kami bertemu pada hari Sabtu.”

JAWABAN YANG BENAR Wir treffen uns am Samstag. wir menggunakan uns sebagai pronomen reflexive.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 20 TERKUNCI
Hobi, kesukaan aktivitas, dan perbandingan sederhana

Freizeit, gern & Vergleich

Kamu bisa membicarakan hobi dan menggunakan gern serta bentuk perbandingan dasar.

20
01

Freizeit & Hobbys

Kosakata A1: Musik hören, Filme schauen, lesen, Sport machen, Fußball spielen, schwimmen, kochen, reisen, fotografieren, Freunde treffen, spazieren gehen, Deutsch lernen.

Pertanyaan penting: Was machst du gern? Was ist dein Hobby? Was machst du in deiner Freizeit?

Jawaban: In meiner Freizeit höre ich Musik. Ich spiele gern Fußball.

Was machst du gern?
Kamu suka melakukan apa?
Ich spiele gern Fußball.
Saya suka bermain sepak bola.
Ich lerne gern Sprachen.
Saya suka belajar bahasa.
02

gern

gern dipakai untuk mengatakan bahwa kamu senang melakukan suatu aktivitas. Letaknya biasanya setelah verba terkonjugasi: Ich höre gern Musik.

gern bukan verba yang berubah menurut subjek. Yang berubah tetap verba utama: Ich spiele gern. Du spielst gern.

Untuk menyatakan tingkat yang lebih kuat, sehr gern berarti sangat suka melakukan sesuatu.

Ich höre gern Musik.
Saya suka mendengarkan musik.
Ich reise gern.
Saya suka bepergian.
Ich spiele sehr gern Fußball.
Saya sangat suka bermain sepak bola.
03

Perbandingan dasar

Komparatif dasar biasanya menggunakan bentuk -er: schnell → schneller, klein → kleiner, groß → größer.

Dengan als: Berlin ist größer als Bremen. Das Buch ist interessanter als der Film.

Beberapa bentuk tidak beraturan perlu dihafalkan, terutama gut → besser dan viel → mehr.

groß → größer
lebih besar
klein → kleiner
lebih kecil
gut → besser
lebih baik
viel → mehr
lebih banyak
GAMBARAN

Skala perbandingan

klein →kleiner→am kleinsten
gut →besser→am besten
LATIHAN MODUL 20

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Ich spiele gern Fußball. Pola umum adalah verba terkonjugasi + gern: Ich spiele gern Fußball.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Berlin lebih besar daripada Bremen.”

JAWABAN YANG BENAR Berlin ist größer als Bremen. Komparatif groß adalah größer, lalu gunakan als.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 21 TERKUNCI
haben/sein + Partizip II untuk pengalaman dan kejadian lampau

Perfekt: Masa Lalu

Kamu bisa menceritakan apa yang kamu lakukan kemarin atau akhir pekan lalu.

21
01

Struktur Perfekt

Perfekt dibentuk dengan verba bantu haben atau sein + Partizip II.

Contoh: Ich habe Deutsch gelernt. Ich habe Pizza gegessen. Ich bin nach Hamburg gefahren.

Verba bantu terkonjugasi mengikuti subjek, sedangkan Partizip II biasanya berada di bagian akhir.

Ich habe
Deutsch gelernt.
Wir haben
Pizza gegessen.
Ich bin
nach Berlin gefahren.
02

haben atau sein?

Sebagian besar verba menggunakan haben. Sein sangat umum dengan verba perpindahan/perubahan keadaan tertentu seperti gehen, fahren, kommen, sein.

Contoh: Ich habe gearbeitet. Ich habe gelernt. Ich bin gegangen. Ich bin gefahren.

Untuk A1, hafalkan verba yang sering kamu gunakan bersama auxiliare-nya.

haben
lernen → Ich habe gelernt.
haben
machen → Ich habe gemacht.
sein
gehen → Ich bin gegangen.
sein
fahren → Ich bin gefahren.
03

Partizip II dasar

Untuk banyak verba reguler, pola dasarnya ge- + (kata dasar) + -t:

- lernen → gelernt

- machen → gemacht

- spielen → gespielt.

Verba tidak beraturan sering memiliki bentuk yang harus dihafalkan: gehen → gegangen, essen → gegessen, sehen → gesehen.

Beberapa verba yang berakhir -ieren tidak menggunakan ge-, misalnya studieren → studiert.

lernen
gelernt
machen
gemacht
spielen
gespielt
gehen
gegangen
essen
gegessen
GAMBARAN

Garis waktu

GESTERN Ich habe gelernt.
HEUTE Ich lerne.
MORGEN Ich werde lernen.
LATIHAN MODUL 21

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat Perfekt yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Ich bin nach Berlin gefahren. fahren memakai sein: Ich bin nach Berlin gefahren.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya belajar Bahasa Jerman kemarin.”

JAWABAN YANG BENAR Ich habe gestern Deutsch gelernt. Perfekt dari lernen adalah habe gelernt; gestern menandai waktu lampau.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 22 TERKUNCI
Masa depan dan rencana dengan werden

Zukunft mit werden

Kamu memahami bentuk Futur I dasar dan bisa membicarakan rencana masa depan.

22
01

werden sebagai verba bantu

Futur I menggunakan werden + infinitif. Bentuk dasar: ich werde, du wirst, er/sie/es wird, wir werden, ihr werdet, sie/Sie werden.

Infinitif utama berada di akhir: Ich werde morgen arbeiten.

Untuk A1, gunakan Futur I ketika memang ingin menekankan masa depan. Rencana dekat juga sering diungkapkan dengan Präsens + keterangan waktu.

Ich werde lernen.
Saya akan belajar.
Du wirst arbeiten.
Kamu akan bekerja.
Wir werden reisen.
Kami akan bepergian.
02

Rencana dengan möchten

Untuk rencana dan keinginan sehari-hari, möchten juga sangat berguna: Morgen möchte ich Deutsch lernen.

Bandingkan: Ich werde Deutsch lernen. = Saya akan belajar Bahasa Jerman. Ich möchte Deutsch lernen. = Saya ingin belajar Bahasa Jerman.

Keduanya tidak identik. werden menandai masa depan; möchten menandai keinginan.

Morgen werde ich lernen.
Besok saya akan belajar.
Morgen möchte ich lernen.
Besok saya ingin belajar.
03

Posisi verba

werden terkonjugasi berada di posisi kedua dalam kalimat utama, infinitif di akhir.

Morgen werde ich Deutsch lernen. Jangan menulis *Morgen ich werde Deutsch lernen.

Jika pertanyaan ya/tidak: Wirst du morgen arbeiten?

Morgen werde ich lernen.
Besok saya akan belajar.
Wirst du morgen arbeiten?
Apakah kamu akan bekerja besok?
GAMBARAN

Futur I

Subjek werdeninformasiinfinitif
Ich werdemorgenlernen.
Wir werdenin Berlinwohnen.
LATIHAN MODUL 22

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Morgen werde ich lernen. Dalam kalimat utama, werde berada pada posisi kedua dan lernen di akhir.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya akan bepergian besok.”

JAWABAN YANG BENAR Ich werde morgen reisen. / Morgen werde ich reisen. Kedua susunan benar selama werde berada pada posisi kedua dan reisen di akhir.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 23 TERKUNCI
Preposisi tempat, waktu, arah, dan pasangan kasus dasar

Präpositionen A1

Kamu bisa memakai preposisi inti dalam kalimat A1 dan mulai menghubungkannya dengan kasus.

23
01

Preposisi tempat & arah

Preposisi dasar yang sering muncul: in, auf, an, neben, vor, hinter, unter, über. Untuk A1, fokus pada makna paling umum dan contoh nyata.

in dapat berarti di/dalam atau ke dalam tergantung konteks dan kasus. Ich bin in der Schule. Ich gehe in die Schule.

auf juga bisa menunjukkan posisi atau tujuan: Das Buch ist auf dem Tisch. Ich lege das Buch auf den Tisch.

in der Schule
di sekolah
in die Schule
ke sekolah
auf dem Tisch
di atas meja
auf den Tisch
ke atas meja
02

Preposisi waktu

am digunakan untuk hari dan bagian hari tertentu: am Montag, am Abend. im digunakan untuk bulan/musim: im Januar. um digunakan untuk jam: um sieben Uhr.

Ini adalah pola yang sangat sering dipakai dalam A1.

Jangan menghafal terjemahan satu kata saja; hafalkan pasangan waktu + preposisi.

am Montag
pada hari Senin
am Abend
pada malam hari
im Januar
pada bulan Januari
um sieben Uhr
pukul tujuh
03

Preposisi + kasus

Beberapa preposisi memiliki kasus tetap: mit + Dativ, aus + Dativ, von + Dativ, zu + Dativ; für + Akkusativ, ohne + Akkusativ, durch + Akkusativ, gegen + Akkusativ, um + Akkusativ.

Contoh: mit dem Bus, aus der Türkei, für den Freund, ohne das Handy.

Preposisi Wechselpräpositionen seperti in, an, auf dapat menggunakan Dativ untuk lokasi dan Akkusativ untuk arah/perpindahan. Pada A1, pahami pola paling umum melalui pasangan contoh.

mit dem Bus
Dativ
für den Freund
Akkusativ
ohne das Handy
Akkusativ
in der Schule
lokasi
in die Schule
arah
GAMBARAN

Lokasi vs arah

Wo? DativIch bin in der Schule.
Wohin? AkkusativIch gehe in die Schule.
LATIHAN MODUL 23

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Ich fahre mit dem Bus. mit selalu diikuti Dativ. der Bus menjadi dem Bus.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Saya pergi ke sekolah.”

JAWABAN YANG BENAR Ich gehe in die Schule. Untuk arah ke dalam sekolah, in + Akkusativ: die Schule tetap die.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 24 TERKUNCI
Kata sifat sebagai predikat dan di depan kata benda

Adjektiv & Adjektivendungen Dasar

Kamu bisa membedakan kata sifat setelah sein dengan kata sifat yang berada sebelum kata benda.

24
01

Adjektiv setelah sein

Jika kata sifat menjadi predikat setelah sein, kata sifat tidak mendapat akhiran: Der Mann ist nett. Die Tasche ist groß. Das Buch ist interessant.

Ini berbeda dari kata sifat yang berada langsung sebelum kata benda.

Jadi jangan menulis *Die Tasche ist große. Yang benar: Die Tasche ist groß.

Der Mann ist nett.
kata sifat = nett
Die Tasche ist groß.
kata sifat = groß
Das Buch ist interessant.
kata sifat = interessant
02

Adjektiv sebelum kata benda

Jika kata sifat berada sebelum kata benda, bentuknya dapat berubah mengikuti artikel, gender, kasus, dan jumlah: ein neuer Computer, eine schöne Tasche, ein kleines Buch.

Pada A1, kamu tidak perlu menghafal seluruh sistem sekaligus. Mulai dari pola yang sering digunakan bersama artikel tertentu/tak tentu.

Contoh: der neue Laptop, die neue Tasche, das neue Buch; ein neuer Laptop, eine neue Tasche, ein neues Buch.

ein neuer Laptop
laptop baru
eine neue Tasche
tas baru
ein neues Buch
buku baru
der neue Laptop
laptop baru itu
03

Kenapa akhiran berubah?

Akhiran kata sifat membantu menunjukkan hubungan kata sifat dengan kata benda dan sistem kasus/gender Jerman.

Karena itu, jangan menganggap -e, -er, -es sebagai pilihan bebas. Bentuknya bergantung pada struktur.

Untuk A1, fokus pada pola inti yang sering muncul dan terus gunakan dalam kalimat.

der kleine Hund
anjing kecil itu
eine schöne Stadt
sebuah kota yang indah
ein gutes Buch
sebuah buku yang bagus
GAMBARAN

Predikat vs sebelum noun

SETELAH SEIN Die Tasche istgroß.
SEBELUM NOUN einegroße Tasche
LATIHAN MODUL 24

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Die Tasche ist groß. Setelah sein, kata sifat predikatif tidak memakai akhiran.
02 · KETIK JAWABAN

Lengkapi: „Das ist ein ___ Buch.“ (gut)

JAWABAN YANG BENAR gutes Buch netral dengan ein memakai bentuk ein gutes Buch.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 25 TERKUNCI
Wessen? dan cara sederhana menyatakan milik

Genitiv Dasar & Kepemilikan

Kamu mengenali Genitiv dan dapat menggunakan beberapa pola kepemilikan dasar.

25
01

Genitiv = Wessen?

Genitiv berkaitan dengan kepemilikan atau hubungan “milik siapa?”. Pertanyaan bantunya Wessen? = milik siapa?

Contoh sederhana: Das ist das Auto meines Vaters. = Ini mobil ayah saya.

Untuk A1, Genitiv cukup dipahami sebagai konsep dan digunakan dalam beberapa pola yang sering muncul; jangan menjadikannya bagian terbesar dari kursus.

Wessen Auto ist das?
Mobil siapa itu?
das Auto meines Vaters
mobil ayah saya
die Tasche meiner Mutter
tas ibu saya
02

Possessiv sebagai pola yang lebih mudah

Dalam komunikasi A1 sehari-hari, possessive seperti mein, dein, sein, ihr, unser, euer sangat sering dipakai dan lebih penting untuk dikuasai.

Contoh: Das ist mein Bruder. Das ist meine Mutter. Das sind meine Freunde.

Perhatikan bahwa possessive juga akan berubah ketika kasus dan gender berubah. Di A1, kuasai pola yang sering muncul terlebih dahulu.

mein Bruder
saudara laki-laki saya
meine Mutter
ibu saya
meine Freunde
teman-teman saya
03

Kepemilikan dengan von

Dalam percakapan, von + Dativ juga dapat digunakan untuk menyatakan hubungan/kepemilikan: Das ist ein Freund von mir.

Untuk pemula, ini dapat menjadi alternatif yang berguna ketika Genitiv terasa terlalu berat.

Yang penting adalah mampu memahami dan mengungkapkan hubungan kepemilikan sederhana.

ein Freund von mir
seorang teman saya
eine Freundin von ihr
seorang teman perempuannya
GAMBARAN

Wessen?

WESSEN? →das Auto→meines Vaters
LATIHAN MODUL 25

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pertanyaan untuk menanyakan “milik siapa?” adalah …

JAWABAN YANG BENAR C. Wessen? Wessen? digunakan untuk menanyakan kepemilikan.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Ini mobil ayah saya.”

JAWABAN YANG BENAR Das ist das Auto meines Vaters. Genitiv digunakan pada meines Vaters untuk menunjukkan kepemilikan.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 26 TERKUNCI
Kalimat dengan dua verba, modal, Perfekt, dan verba terpisah

Satzklammer & Struktur Kalimat

Kamu bisa melihat pola “kurung kalimat” yang membuat dua bagian verba berada di dua posisi.

26
01

Apa itu Satzklammer?

Pada beberapa struktur Jerman, bagian verba yang satu berada di posisi kedua dan bagian verba lainnya berada di akhir. Ini membuat informasi di tengah seolah berada di dalam “kurung”.

Modalverb: Ich möchte Deutsch lernen. Verba terkonjugasi möchte di depan, infinitif lernen di akhir.

Perfekt: Ich habe Deutsch gelernt. haben berada di posisi kedua, Partizip II di akhir.

Ich
möchte … lernen.
Ich
habe … gelernt.
Ich
stehe … auf.
02

Verba terpisah

Pada verba terpisah, bagian pertama terkonjugasi di posisi kedua dan awalan berada di akhir: Ich stehe um sieben Uhr auf.

Ini terlihat berbeda dari modalverb: Ich möchte um sieben Uhr aufstehen. Karena ada modalverb, verba terpisah tetap dalam bentuk infinitif utuh di akhir.

Memahami perbedaan ini akan membuat banyak kalimat A1 terasa lebih logis.

Präsens
Ich stehe auf.
Modal
Ich möchte aufstehen.
Perfekt
Ich bin aufgestanden.
03

Perfekt sebagai kurung

Partizip II berada di akhir kalimat utama: Gestern habe ich Deutsch gelernt.

Jika keterangan waktu diletakkan di awal, haben tetap menjadi verba terkonjugasi di posisi kedua: Gestern habe ich Deutsch gelernt.

Ini adalah pola yang harus kamu biasakan saat menulis kalimat yang lebih panjang.

Gestern
habe ich Deutsch gelernt.
Am Wochenende
bin ich nach Berlin gefahren.
GAMBARAN

Kurung kalimat

Ich möchteDeutschlernen.
Ich habeDeutschgelernt.
Ich steheum sieben Uhrauf.
LATIHAN MODUL 26

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. Gestern habe ich Deutsch gelernt. Keterangan Gestern berada di depan, lalu verba terkonjugasi habe harus berada pada posisi kedua.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis: “Kemarin saya belajar Bahasa Jerman.”

JAWABAN YANG BENAR Gestern habe ich Deutsch gelernt. / Ich habe gestern Deutsch gelernt. Kedua susunan benar. Jika Gestern di depan, habe tetap posisi kedua.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 27 TERKUNCI
und, aber, oder, denn, weil, dass

Konjunktionen & Nebensätze

Kamu bisa menggabungkan kalimat sederhana dan memahami perubahan posisi verba pada anak kalimat.

27
01

Konjungsi setara

und = dan, aber = tetapi, oder = atau, denn = karena. Konjungsi ini menghubungkan unsur atau klausa tanpa mengubah pola dasar seperti weil.

Contoh: Ich lerne Deutsch und ich arbeite. Ich bin müde, aber ich lerne.

denn menyatakan alasan tetapi struktur setelah denn tetap seperti kalimat utama: Ich lerne Deutsch, denn ich wohne in Deutschland.

und
dan
aber
tetapi
oder
atau
denn
karena
02

weil

weil berarti “karena”. Dalam anak kalimat yang diperkenalkan dengan weil, verba terkonjugasi bergerak ke akhir: Ich lerne Deutsch, weil ich in Deutschland wohne.

Perhatikan: weil + subjek + informasi + verba.

Kesalahan umum adalah menulis *weil ich wohne in Deutschland. Untuk struktur standar, gunakan weil ich in Deutschland wohne.

weil
karena
…, weil ich müde bin.
…, karena saya lelah.
…, weil ich Deutsch lerne.
…, karena saya belajar Bahasa Jerman.
03

dass

dass berarti “bahwa” dan juga mengirim verba terkonjugasi ke akhir dalam anak kalimat: Ich weiß, dass du Deutsch lernst.

Pada A1, pahami struktur dasar daripada memaksakan penggunaan dalam semua percakapan.

Bandingkan kalimat utama Ich weiß. dengan anak kalimat dass du Deutsch lernst.

Ich weiß, dass …
Saya tahu bahwa …
…, dass du Deutsch lernst.
…, bahwa kamu belajar Bahasa Jerman.
GAMBARAN

Perubahan posisi verba

HAUPTSATZ Ich lerne Deutsch.
WEIL weil ich Deutsch lerne.
DASS dass du Deutsch lernst.
LATIHAN MODUL 27

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Pilih kalimat yang benar.

JAWABAN YANG BENAR B. weil ich in Berlin wohne Dalam anak kalimat dengan weil, verba terkonjugasi berada di akhir: weil ich in Berlin wohne.
02 · KETIK JAWABAN

Gabungkan: „Ich lerne Deutsch. Ich wohne in Deutschland.“ menggunakan weil.

JAWABAN YANG BENAR Ich lerne Deutsch, weil ich in Deutschland wohne. weil mengirim verba wohne ke akhir anak kalimat.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 28 TERKUNCI
Mengubah grammar menjadi kemampuan nyata

Sprechen, Hören, Lesen & Schreiben A1

Kamu tidak hanya tahu aturan, tetapi bisa menggunakan Bahasa Jerman untuk tugas komunikasi A1.

28
01

Sprechen

Target A1: memperkenalkan diri, menanyakan nama, asal, tempat tinggal, bahasa, keluarga, rutinitas, hobi, memesan makanan, berbelanja, bertanya arah sederhana, membicarakan kemarin dan akhir pekan, serta rencana.

Gunakan pola yang sudah kamu kuasai. Jangan menunggu kalimat sempurna untuk mulai berbicara.

Model: Hallo, ich heiße Rina. Ich komme aus Indonesien. Jetzt wohne ich in Istanbul. Ich lerne Deutsch.

Vorstellung
perkenalan
Familie
keluarga
Alltag
rutinitas
Freizeit
waktu luang
Wochenende
akhir pekan
02

Hören

Latihan mendengarkan sebaiknya bertahap: kenali kata, frasa, pertanyaan yang dapat diprediksi, dialog pendek, lalu informasi spesifik.

Saat mendengar, jangan mencoba menerjemahkan semua kata. Cari informasi kunci seperti nama, kota, waktu, harga, tanggal, tempat, dan aktivitas.

Strategi: dengarkan sekali untuk gambaran umum, dengarkan lagi untuk detail, cek teks jika tersedia, lalu dengarkan kembali.

Wer?
siapa?
Wo?
di mana?
Wann?
kapan?
Wie viel?
berapa?
Was?
apa?
03

Lesen & Schreiben

Progression membaca A1: kata → frasa benda → kalimat pendek → pesan → profil → menu → jadwal → teks sehari-hari pendek.

Untuk menulis, mulai dari profil 4–6 kalimat lalu berkembang menjadi teks sekitar 80–100 kata.

Periksa tiga hal: verba sesuai subjek, artikel/kasus yang tepat, dan kapitalisasi kata benda.

Profil
nama + asal + tempat tinggal + bahasa
Alltag
rutinitas
Freizeit
hobi
Wochenende
masa lalu
GAMBARAN

Empat keterampilan

SPRECHEN berbicara
HÖREN memahami
LESEN membaca
SCHREIBEN menulis
LATIHAN MODUL 28

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Saat mendengarkan dialog A1, strategi yang paling efektif adalah …

JAWABAN YANG BENAR B. Mencari informasi kunci lalu mendengarkan kembali Untuk listening A1, cari informasi kunci seperti nama, tempat, waktu, harga, dan aktivitas lalu dengarkan kembali.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis 4 kalimat profil sederhana tentang dirimu dalam Bahasa Jerman. Minimal: nama, asal, tempat tinggal, dan bahasa.

JAWABAN YANG BENAR Ich heiße ... Ich komme aus ... Ich wohne in ... Ich spreche ... Gunakan pola yang sudah dipelajari. Jawaban dapat berbeda karena ini latihan produksi.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.
A1 · MODUL 29 TERKUNCI
Menggabungkan kasus, verba, waktu, negasi, modal, Perfekt, masa depan, dan klausa

A1 Mastery: Semua Pola dalam Satu Sistem

Kamu menyatukan semua fondasi A1 sebelum masuk ke ujian akhir.

29
01

Checklist grammar A1

Pastikan kamu dapat menggunakan: personal pronouns, verba Präsens reguler dan umum tidak beraturan, haben, sein, pertanyaan, gender, artikel tertentu/tak tentu, plural, Nominativ, Akkusativ, Dativ, Genitiv dasar, pronomen objek, possessive, reflexive, nicht/kein, komparatif, modalverb, verba terpisah, imperatif, Perfekt, Partizip II, Futur I dasar, preposisi, adjective endings dasar, angka/tanggal, konjungsi, anak kalimat, dan word order.

Tujuan mastery bukan menghafal tabel tanpa konteks. Kamu harus bisa menggunakannya dalam kalimat.

Jika satu bagian terasa lemah, kembali ke modul terkait sebelum mengerjakan final assessment.

Präsens
Ich lerne Deutsch.
Akkusativ
Ich kaufe einen Kaffee.
Dativ
Ich fahre mit dem Bus.
Perfekt
Ich habe Deutsch gelernt.
Futur
Ich werde morgen lernen.
02

Profil A1 lengkap

Target akhir adalah mampu memperkenalkan diri secara lebih lengkap: nama, asal, tempat tinggal, bahasa, status, keluarga, rutinitas, hobi, aktivitas akhir pekan, dan rencana.

Model: Hallo, ich heiße Rina und komme aus Indonesien. Jetzt wohne ich in Istanbul. Ich spreche Indonesisch und Englisch und lerne Deutsch. Ich bin Studentin. Ich habe einen Bruder. Normalerweise stehe ich um sieben Uhr auf. In meiner Freizeit höre ich gern Musik. Letztes Wochenende habe ich Deutsch gelernt. Morgen möchte ich Sport machen.

Perhatikan bahwa model menggabungkan Präsens, Akkusativ, separable verb, Perfekt, möchten, gern, dan keterangan waktu.

Heute
Präsens
Gestern / letztes Wochenende
Perfekt
Morgen
rencana
In meiner Freizeit
hobi
03

Cara mengecek kalimatmu

Langkah 1: cari subjek. Langkah 2: cek verba dan konjugasinya. Langkah 3: cek apakah ada objek dan kasusnya. Langkah 4: cek posisi verba. Langkah 5: cek artikel, plural, dan kapitalisasi.

Jika ada dua verba, tanyakan: apakah modalverb, Perfekt, atau verba terpisah? Struktur akhirnya berbeda.

Terakhir, baca kalimat dengan suara keras. Jika kamu dapat menjelaskan kenapa bentuknya seperti itu, berarti pemahamanmu jauh lebih kuat.

1
Cari subjek
2
Cek verba
3
Cek kasus
4
Cek posisi
5
Baca & periksa
GAMBARAN

Sistem pemeriksaan kalimat

SUBJEK →VERBA→OBJEK/KASUS→POSISI→ARTIKEL→FINAL
LATIHAN MODUL 29

Buktikan kamu sudah paham

Kamu harus menyelesaikan pilihan ganda dan latihan ketik. Jika salah, jawaban yang benar langsung muncul di bawah dalam kotak merah. Jadi, kamu tetap bisa belajar dan lanjut.

2 SOAL
01 · PILIHAN GANDA

Kalimat mana yang paling lengkap dan benar?

JAWABAN YANG BENAR B. Gestern habe ich einen Kaffee gekauft. Gestern berada di depan, sehingga verba terkonjugasi habe berada di posisi kedua dan Partizip II gekauft di akhir.
02 · KETIK JAWABAN

Tulis satu kalimat yang menggabungkan waktu lampau dan aktivitas: “Kemarin saya belajar Bahasa Jerman.”

JAWABAN YANG BENAR Gestern habe ich Deutsch gelernt. / Ich habe gestern Deutsch gelernt. Gunakan Perfekt: haben + gelernt.
Selesaikan kedua latihan untuk membuka modul berikutnya.

Sekarang,
satukan semuanya.

30 soal terakhir: 15 pilihan ganda dan 15 soal ketik. Soal mencakup fondasi komunikasi, verba, artikel, kasus, negasi, modalverb, verba terpisah, reflexive, Perfekt, Futur, preposisi, adjective endings, Genitiv dasar, dan struktur anak kalimat.

Soal 1 / 30
0 / 30

A1 selesai. 🎉